Pengusaha Babi Guling Karya Rebo: Berbisnis dengan Jemput Bola

Pemilik Usaha Babi Guling Karya Rebo: Mencari Cara Berbisnis dengan Jemput Bola

Sahabat Paxel! Menjalankan sebuah bisnis di tengah situasi yang tidak menentu seperti sekarang bukan merupakan hal yang mudah. Namun, ada sebagian bisnis yang masih bisa survive di saat pandemi ini. Salah satunya adalah usaha Babi Guling Karya Rebo milik Pak Made ini.

Menurut Pak Made sendiri, di saat pandemi seperti sekarang, perkembangan bisnis kulinernya masih ramai orderan. “Masih lumayan sangat membantu disaat pandemi ini,” terangnya.

Begitu pula orderan dari Paxel Market, “PaxelMarket ya dalam seminggu ini ada saja,” kata pemilik bisnis kuliner asal Bali ini. Buat kamu yang domisilinya di Bali, kamu bisa menggunakan jasa pengiriman Paxel Bali untuk menikmati kuliner Indonesia ini.

Baca Juga: 5 Kuliner Nusantara Terpopuler Order Online yang Wajib Dicoba

Melakukan Penjualan secara Offline dan Online

Selain dijual secara offline, pemilik usaha kuliner Babi Guling Karya Rebo ini mengaku mempromosikan produk kulinernya melalui media online dan beberapa marketplace seperti PaxelMarket. “Resto ada di Bali, mempromosikannya dari instagram saja.”

Bahkan tak tanggung-tanggung, Pak Made memperluas target pasar dengan cara mengerahkan tenaga dari resellernya. Tips bisnis ini layak kita tiru. Apalagi untuk usaha kuliner yang bisa dikirim ke luar kota, dengan adanya reseller ini bisa membantu meningkatkan target penjualan.

Hal ini sempat dijelaskan olehnya, “pusatnya di Bali saja, untuk yang jual di luar Bali ada beberapa dibantu dengan reseller.”. Saat ini para resellernya pun sudah merambah ke berbagai kota-kota besar hingga ke luar negeri. “Jabodetabek, Malang, Surabaya, Semarang, dan Singapore,” ucap seller PaxelMarket tersebut.

Baca Juga: 7 Menu Makanan Isoman Mudah dan Sehat

Pemilik akun IG bisnis @babi_guling_karya_rebo ini juga membagikan tips bagaimana menjalankan bisnis supaya masih stabil di masa pandemi ini. “Kalo untuk tips yang pasti setiap pekerjaan atau bisnis harus mengikuti perkembangan jaman juga. Seperti jaman sekarang ga bisa mengandalkan bisnis yang mengharuskan orang datang ke kita, ya kita yang mencari cara untuk jemput bola,” jelasnya.

Bahkan seller PaxelMarket yang sudah join sekitar 4 – 5 bulan ini juga menuturkan jika dirinya merasa senang bisnis kulinernya masih bisa bertahan sampai saat ini. “Senangnya pasti karena Karya Rebo masih bisa survive di masa pandemi dan masih bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi orang-orang”, imbuhnya.

Kiat sukses yang selama ini diraih Pak Made adalah bisnisnya masih bisa menghasilkan penjualan yang aman, meskipun tanpa ada promo khusus selama pandemi ini. Hal ini tentu didukung dengan manajemen tim yang baik, dan pengelolaan keuangan yang tetap terjaga dengan baik. “Sampai saat ini masih manual,” jelas Pak Made dalam memanage keuangan bisnis kulinernya.

Tak Hanya Menunggu Pelanggan, Tapi Perlu Jemput Bola

Dari cerita singkat Pak Made tersebut, yang sangat berkesan adalah gimana caranya mempertahankan bisnis dengan cara tidak hanya menunggu pelanggan datang ke resto saja, tapi mencari cara lain dengan menjemput bola.

Baca Juga: Kirim Paket Sekaligus Berdonasi di Aplikasi Paxel

Misalnya dengan layanan PaxelMarket, hanya dengan di rumah saja, pelanggan sudah bisa menikmati kuliner luar kota yang bisa dipesan langsung melalui aplikasi Paxel. Jadi, toko online menjadi senjata ampuh untuk memasarkan produk bisnis agar penjualan tetap ada bahkan bisa mengalami peningkatan.

Jika bisnis kuliner onlinemu sudah terkenal, untuk menu makanan siap antar, kamu bisa dengan mudah menggunakan platform toko online untuk kirim makanan ke luar kota dengan jaminan makanan aman. Namun, sebelum melakukan kirim paket antar kota, pastikan packing makanan dilakukan dengan benar ya.

Leave a Reply